JENGGALA SENJA : Mark Rutterson

1218 Kata

Terdengar suara ketukan pintu yang cukup keras. Mark membuka pintu kayu itu dan menatap kedua orang yang berada di depannya; satunya dikenalnya dan satunya ... tentu saja dikenalnya. Pria itu membuka jalan, membiarkan keduanya masuk dan kembali menutup pintu rumah kayu itu pelan-pelan sambil memastikan tidak ada orang yang akan datang lagi. Karena tempat ini rahasia, maka seharusnya tidak ada orang yang tahu tempat ini. Toh, lokasi pendakian ini harusnya memang sudah ditutup beberapa hari lalu karena kabut tebal. Karen dan Nara. Keduanya memilih duduk di salah satu kursi yang berada di dalam tanpa dipersilakan terlebih dahulu. Terlebih Nara memang suka melakukan segalanya sesuai dengan keinginannya sendiri. Sedangkan si Profesor itu hanya menghela napas panjang karena sudah tahu maksud da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN