Dulu, Nara pikir 'jatuh cinta' tidak akan pernah menjadi suatu masalah untuknya. Baginya, kehidupannya adalah sesuatu hal yang sempurna dan tidak perlu ada orang lain yang perlu berada di sampingnya. Tokoh sempurna yang selalu dia inginkan hadir di dalam hidupnya, hanyalah sebagai pelengkap hidup saja. Tapi kali ini, keberuntungan semacam itu mampir ke dalam kehidupannya. Akhirnya Nara mulai jatuh cinta, menyukai seseorang yang mungkin tidak menyukainya. Terkadang, sedekat apapun, atau sememungkinkan apapun untuk jatuh cinta—semuanya hanya soal perasaan saja. Karen tidak pernah menunjukkan sikap yang begitu berbeda kepadanya dibandingkan dengan orang lain. Karena sejak dilahirkan, mungkin, Karen sudah diciptakan sebagai sosok baik hati, maka tidak ada yang tahu tentang perasaan pria itu

