Perkataan Ranran sontak membuat Din terdiam, baru kali ini Dian merasa susah menjawab perkataan yang di kata kan Ranran itu. "Yang trakhir? tentu saja aku akan mengabul kan jika kau yang meminta Ranran, tetapi kenapa harus yang terakhir?" tanya Dian dengan perasaan tak enaknya. Ranran pun segera menghela nafas nya dalam dalam. seakan ia harus merela kan sesuatu yang berharga di hidup nya untuk selama lama nya. "Kalau begitu bisa kah kita akhiri saja perasaan ini? ini lah permintaan ku yang harus kau kabul kan Dian." ujar Ranran. Perkataan Ranran sangat lah tidak masuk akal bagi Dian, hal itu membuat Dian terdiam dan menatap bingung Ranran. "Apa yang kau kata kan? tidak bisa!" saut bantah Dian langsung memaling kan wajah nya ke samping. Jelas saja Dian tak akan mengabul kan permintaa

