Sesampai di kastil Alex jam 07.00 "Huft.. syukur lah tadi kak Zuzu tak melihat ku, aku pun tak menyangka aku sendiri yang meminta kerumah ini! padahal waktu itu jelas sekali aku kabur dengan mentaruh kan nyawa ku sediri!" fikiran Ranran yang kini sedang di papah Alex setelah turun dari mobil. Kriett.. suara pintu yang berlapis emas dengan berlian dan permata yang menghiasi pintu utama. "Menghadap tuan besar Alex." ujar berbarengan para pelayan serta kepala pengurus kastil Alex. Ranran terkejut dengan para pelayan yang berada di rumah Alex, ya tentu saja Ranran memaklumi itu, pria yang baru saja menghabis kan malam dengan nya dan kini yang sedang mengguna kan kedua tangan agung nya itu, kini sedang memapah nya dan melindungi semua bagian tubuh nya yang sedang tidak memakai apa pun hanya

