Gerakan Ethan terhenti, dia mengungkung tubuh Agatha dari belakang. Lalu mendekat ke sebelah telinga Agatha. Mata mereka bertemu di pantulan kaca rias itu. "Kau penasaran atau sekedar bertanya?" Mata Agatha masih fokus pada mata Ethan. Mata Ethan yang hitam legam membuat Agatha tak bisa berpindah untuk menatap yang lainnya. Perlahan tangan Ethan meraih dagu Agatha lalu menyatukan bibir mereka. Perlahan mata Agatha tertutup. Dia menikmati apa yang Ethan lakukan kepadanya. Beberapa menit berlalu dan ciuman itu berhenti. "Kau bisa masuk angin nanti." Ethan melepaskan ciuman mereka dan menyuruh Agatha untuk berganti pakaian. Sementara Ethan mengambil ponselnya yang berbunyi. Disana Mamanya baru saja menghubungi jika besok dia akan mengajak Agatha makan siang bersama dengan Emma juga.

