Semua orang menanti Kamila membayar semua belanjaan yang sampai satu setengah milyar itu. "Ayo cepat, kenapa kau sangat lama?" "Iya, kami sudah menunggu lama." Kamila mulai panik, terlebih beberapa orang mulai mengomelinya karena dia tak kunjung bisa membayar belanjaannya. "Bagaimana nona? Silahkan segera di bayar. Antrian di belakang sudah menunggu nona. Kami juga tak bisa menunggu lebih lama lagi." Pihak toko juga ikut mendesak Kamila agar bisa membayar semua belanjaan itu. "Sial, kalau aku membayarnya tabungan ku akan habis tak tersisa. Tapi jika aku tak membayarnya aku akan malu. Apalagi di depan banyak orang begini!" batin Kamila. Di satu sisi, Agatha baru saja mendapat pesan singkat dari asistennya yang sedang berada di toko utama. "Kamila?" Ethan yang mendengar Aga

