Temui saya sekarang! Saya ingin meminta hak saya. Dimana saya bisa jemput kamu—Jonas. Begitulah bunyi pesan singkat yang dikirimkan Jonas untuk Amanda. Tangan Amanda seketika bergetar tatkala membaca pesan itu. Ia tidak menyangka jika Jonas masih ingat dengan perjanjian dua minggu yang lalu. Amanda pikir, dua minggu adalah waktu yang cukup untuk meyakinkan dirinya jika Jonas sudah melupakannya. Setelah selesai merenung, Amanda segera mematikan ponselnya dan mencabut kartu yang ada di ponsel itu. Amanda menyimpan kartu itu dengan baik di dalam dompetnya. Aku harus membeli kartu baru. Pria itu tidak boleh sampai berhasil menemuiku. Ya Allah, tolong Amanda ... Amanda bergumam dalam hatinya. Kali ini, gadis itu benar-benar cemas. Akan tetapi, Amanda harus tetap bisa menyembunyikan kegundah

