Ntara RAja dan Deni

1984 Kata

Antara Raja dan Deni Pagi pun menjelang. Pagi ini, cuaca kota Denpasar kurang bersahabat. Hujan turun walau tidak terlalu lebat tapi membuat siapa saja akan malas untuk keluar rumah, termasuk juga Disa. tapi karena ada kulia pagi, Disa tetap memaksakan diri untuk berangkat ke kampus. Beruntung gadis itu punya kendaraan sendiri yang membuatnya tidak akan kehujanan di jalan. “Selamat pagi, Sayang ....,” sapa Ami yang sudah duduk di atas meja makan. “Pagi, Mi ... Tumben mami sudah di meja makan. Ini’kan pagi sekali, Mi.” Disa kembali melirik jam tangannya dan masih menunjukkan pukul enam pagi. “Mami tahu kalau hari ini putri mami akan kuliah pagi. Duduk dulu, tadi mbak Tina sudah siapkan s**u dan roti panggang buat kamu sarapan. Dimakan dlu ya, Nak.” Disa mengangguk lalu duduk di depan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN