Subuh pun menjelang. Amanda dan Jonas sudah sama-sama segar setelah mensucikan diri mereka. Belakangan, mereka memang sering tampak shalat subuh bersama di dalam kamar itu. Amanda semakin nyaman dan bahagia dengan sikap suaminya. Kesabarannya selama ini atas ketidak bertanggung jawaban Jonas, terbayar mahal. Setelah menunaikan dua rakaat yang indah, Amanda pun menyalami Jonas dengan takzim. Jonas mengecup manis puncak kepala istrinya seraya membisikkan kata I Love You. Entah sudah berapa ribu kali Jonas mengucapkan hal itu, tapi tetap saja membuat Amanda berbunga-bunga dan merona. Tiga kata itu seolah jadi mantra terampuh untuk meluluhkan dan memporak-porandakan hati Amanda. Wanita itu pun seketika memeluk Jonas dengan hangat. “Sayang, sebenarnya kemarin aku ingin memberi kejutan buat k

