Ternyata ...

1765 Kata

Disa langsung mengalihkan pandnagannya dan berjalan menuju kamar mandi karena hajatnya kembali terasa. Ia pergi tanpa mengtakan apa pun kepada pria yang baru saja ia tabrak. “Kak ....” Sang pemuda kembali menyapa, tapi Disa tidak mendengar karena ia memang sangat terburu-buru. Sang petugas kebersihan sudah selesai membersihkan pecahan kaca dan juga air minum yang tertumpah, sementara sang pemuda kembali ke dapur untuk membuat pesanan yang baru. Disa sudah selesai dengan hajatnya. Ia berusaha mencari pemuda yang baru saja ia tabrak. Disa akan merasa sangat bersalah apabila pemuda itu sampai kena tegur atau bahkan sanksi karena sudah memecahkan gelas dan menumpahkan minuman pesanan pengunjung. Padahal semua itu bukan kesalahan sang pemuda, melainkan kelalaian Disa yang tidak meihat sekita

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN