Bangku taman yang berada tepat di sebuah danau kecil kampusnya adalah tempat favorite Sissy. Di bawah pohon akasia yang rindang, dengan disekelilingnya terdapat bunga-bunga taman menjadikan tempat itu nyaman untuk menyendiri dan bersantai. Duduk seorang diri, menatap lurus pada air jernih nan tenang di ujung sana. Sissy tekan kuat-kuat dadanya yang berdenyut nyeri dengan isakan tangisnya atas gelar yang baru saja disematkan untuk dia dari sahabat baik satu-satunya yang dia miliki. Dia tenggelamkan wajahnya di antara kedua lututnya dengan air mata yang terus saja melesak dengan sendirinya. Percuma menjelaskan apa pun saat seseorang membenci apa lagi dalam keadaan emosi yang memuncak. Kenapa juga Sissy tidak membela dirinya saat seseorang menghina dia? Jawabnya, dia tidak punya cukup bukti

