Jangan Jatuh Cinta ...

1320 Kata

Bang Naga memotong roti bakar miliknya menggunakan pisau roti, perlahan lalu dimasukannya sobekan makanan itu ke mulutnya. Di hadapannya nampak Jingga sedang asyik menyeruput perlahan kopinya yang masih mengepul, dia sibuk berkelana dengan benaknya membayangkan kejadian-kejadian hari ini yang dilaluinya. Gadis itu menyandarkan badannya di kursi yang didudukinya, sambil menghela napas perlahan. Sejenak caffein yang masuk perlahan lewat tenggorokannya mulai memberikan reaksi menyenangkan untuk otaknya. Laki-laki berusia 45 tahun di depannya memperhatikan apa yang dilakukan oleh sosok cantik itu tanpa berniat untuk menganggunya. Dalam hati sebenarnya dia ingin bertanya apa hal yang  sedang menganggu Jingga, tetapi dia berpikir itu bukanlah urusannya. Bang Naga memutuskan hanya menunggu gadis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN