Evans mengambil bantal-bantal di atas tempat tidur, memberikannya pada Fellycia. Ia meletakkan bantal ke sekeliling wanita itu agar nyaman."Nah, sudah...." "Evans!" "Iya, Felly sayang?" "Sebentar lagi aku melahirkan..." "Kata Dokter kapan?" "Kalau normalnya katanya sih tiga atau empat minggu lagi. Tapi, karena ini kembar ada kemungkinan lahir lebih cepat,"jawab Fellycia. "Aku sudah bilang ke Mama, kalau kamu dioperasi saja, supaya nggak ngerasakan sakit-sakit sebelum melahirkan." Evans menggenggam tangan Fellycia. "Operasi cesar juga sakit katanya." Fellycia terkekeh. "Nanti kalau minum obat kan nggak sakit. Tapi, apa pun itu jalannya, yang penting kamu dan anak-anak sehat dan selamat. Kamu yang semangat ya. Ada kami yang sangat menyayangimu." Fellycia mengangguk kuat. Ia akan sem

