"Masakan ibu kamu enak banget, Mit. Ikannya kerasa bukan cuman segar, tapi persis kayak baru saja ditangkap gitu," ungkap Ranisa terlihat puas. Wanita itu tersenyum hangat, tapi bukan hanya memuji karena itulah yang sebenarnya dirasakan olehnya. Namun, bukannya Mita yang tersanjung melainkan Regan. Dia seperti bocah yang baru saja mendapatkan pujian. "Itu ikan yang Regan pancing, Ma," jawab Regan bersemangat. "Benarkah?" tanya Ranisa memastikan. Melihat ke arah Mita, tapi menantunya itu malah cemberut dan membuat Ranisa kebingungan. "Tapi kenapa Mita keliatan lesu? Ada Mit, Regan lakuin sesuatu sama kamu atau kamu nggak suka ikannya?" Mita memang tak menyentuh ikannya, kehamilan membuatnya sensitif dan bahkan saat makan di rumah ibunya sebelum mereka pulang, diapun pilih-pilih mak

