Sesuai rencana sekarang Ferel sudah datang buat jemput Dinda untuk menuju tempat Balab. "Din. Sudah siap belum?" Teriak Ferel dari lantai bawah. "Sebentar." Balas Dinda juga teriak. "Lama banget Lo Din, emang apa aja yang harus Lo lakukan?" Lanjut Ferel dengan teriak lagi. "Sabar, gue sudah siap." Dinda yang berjalan menuju Ferel. "Akhirnya Lo sudah siap juga." Lihat Ferel ke arah Dinda. "Untung Lo sepupu gue Din." Kagum Ferel melihat Dinda. Dinda memakai baju kaos polos warna hitam, celana jeans dan sepatu keads beserta memakai denim jaket. "Keren kan gaya gue." Ucap Dinda. "Bagaimana udah cocok gue buat balap motor?" Tanya Dinda dengan menaik turunkan alisnya. "Cocok banget Din, tapi Lo nggak gue izinin buat ikut Balap, apalagi lawan Balab gue hari ini adalah Refan dan gue nggak

