Bab 49

1195 Kata

Pagi-pagi Refan sudah datang ke rumah Dinda untuk mengajak Dinda berangkat ke sekolah. "Dinda..." Panggil Refan di depan rumah Dinda. "Dinda.." Lanjut Refan teriak sambil mengetuk pintu rumah Dinda dan membunyikan bel rumahnya. "Eh..ada den Refan." Ucap bik Marni yang membuka pintu. "Cari non Dinda, ya den?" Lanjut bik Marni bertanya ke Refan. "Iya bik." Jawab Refan. "Dindanya ada bik?" Lanjut Refan yang kembali bertanya. "Non Dinda sudah di usir sama orang tuanya dari rumahnya den." Ujar bik Marni sedih dengan nasib Dinda. "Kalau boleh tau, Dinda di usir karena apa ya bik?" Tanya Refan. "Kok saya nggak tau, kalau Dinda di usir dan Dinda juga nggak beritahukan saya kalau dia di usir dari rumahnya." Lanjut Refan heran. "Saya nggak tau den, mendingan den Refan tanya aja sama non Dinda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN