Refan sekarang berada dikelasnya, walaupun sekarang lagi jam istirahat dia tetap nggak ada semangat mau ngapa-ngapain. Setelah pergi ke kelas Ferel dan Devan yang menghilangkan gengsinya untuk menemui musuhnya tersebut, demi tau dimana Dinda sekarang tapi hasilnya tetap juga mengecewakan Refan, karena Ferel dan Devan juga nggakk tau dimana Dinda. Refan memperhatikan tas Dinda yang ada di kursi berharap kalau orangnya cepat duduk di kursi tersebut. Refan sangat marah sama Talita kalau bukan karena Talita pasti Dinda nggak akan ke WC. Dia juga marah dengan dirinya sendiri kalau tadi dia nggakak menonton Dinda yang sedang di tampar dan dijambak rambutnya, pasti Dinda sudah aman. Saat Refan lagi memperhatikan tas Dinda dia mendengar suara langkah kaki yang masuk ke kelasnya. "Ngapain kal

