YASA 36 : Ada apa?

1930 Kata

Kunobatkan diriku sebagai salah satu pembaca setia cerita-ceritanya. Aku rajin meninggalkan jejak berupa komentar-komentar di bagian-bagian cerita yang menurutku sangat menarik. Demi Tatjana, aku rela menghabiskan waktu berjam-jam membaca seluruh ceritanya, padahal pada dasarnya aku bukanlah tipe orang yang suka diam menghabiskan waktu lama untuk membaca. Itu jelas bukan aku. Tapi, cintaku padanyalah yang merubahku. Ia jelas penulis yang memiliki kemampuan yang sangat baik. Cerita-cerita yang dihasilkannya banyak disukai banyak orang. Tak heran kalau Pak Yosef tertarik untuk menjadikan salah satu ceritanya untuk dijadikan sebuah series. “Ngapain, Bang?” Raditya yang baru saja kembali dari kantor agensi pun sudah ada di hadapanku. “Serius banget gue lihatin.” “Lagi baca ceritanya Nana,”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN