YASA 34 : Dia Sudah Kembali?

2068 Kata

Claudia melakukan apa yang kuminta. Ia menggelar pernyataan secara pribadi di rumah kedua orang tuaku. Kami semua mengawal konferensi persnya. Kami tak ingin ia membuat kesalahan dan kembali merugikan banyak orang. “Semuanya selesai, Clau,” ucapku saat ring light dimatikan, tanda live video pernyataannya selesai. Raditya membereskan seluruh peralatan yag baru saja digunakan. “Aku sangat kecewat sama kamu. Kenapa kamu sampai tega berbuat sejauh ini demi ambisi kamu?” “Aku minta maaf, Yas.” Hanya kalimat itu yang terus meluncur dari bibirnya. Itu, itu dan selalu itu. Kata maaf. Entah sudah berapa ribu kali kata maaf dilafalkannya. Aku sudah bosan. “Aku minta maaf, Yas. Aku nggak pernah memikirkan dampaknya sampai seburuk ini. Saat itu yang aku pikirkan cuma agar bisa kembali lagi sama kamu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN