31. Persiapan

1902 Kata

Aster sedang menemani Jasmine tidur, tampak buah hatinya itu mulai memejamkan matanya. Setelah putrinya tertidur ia kembali termenung mengingat percakapannya di telepon bersama sang ibu. Ia memberitahukan ibunya, jika akan bertunangan dengan ayah dari putrinya dan mengajak ibu serta kakaknya untuk datang di hari itu. Namun, jawaban sang ibu membuatnya bimbang. Ibunya justru ragu keputusannya menikahi Raditya benar atau tidak. “Kamu yakin mau bertunangan dan menikah dengan pria itu? Dengar Aster, mungkin benar kalau pria itu, bunda, serta adiknya menerimamu dan masa lalumu. Namun, nanti di dalam keluarga besarnya bisa saja kamu tak diterima dan dicemooh kalau mereka tahu asal usulmu. Biasanya orang kaya akan malu, apalagi bila tersebar luas. Bisa saja setelahnya calonmu dan keluarganya mal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN