16. Bertemu sang putri

2345 Kata

Daisy dan Lily duduk di hadapan Aster. Sebenarnya mereka sudah tahu tentang Jasmine, tetapi yang mereka tidak tahu itu Jasmine putri Aster adalah anak Raditya. “Maaf ...,” lirih Aster. Dari tadi dia merasa seperti di sidang oleh kedua sahabatnya. “Ya udah mendingan kamu terus terang aja. Walaupun belum tentu bisa bersama Mas Radit, senggaknya kamu bisa lebih leluasa bertemu Jasmine. Kamu pasti kangen banget ‘kan sama dia?” Daisy mengungkapkan pendapatannya. “Ya, aku kangen sekali sama dia, tapi aku takut dia marah sama aku, terus malu punya ibu kayak aku.” “Jangan pesimis gitu dong, menurutku dia pasti senang ketemu kamu. Mas Gibran pernah cerita kalau Jasmine itu selalu menunggu mamanya, dia juga nggak mau mama baru karena takut mama kandungnya sedih.” “Tapi—” “Jangan tapi-tapi, ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN