Rayuan Bu Sarah "Pak, saya sudah tenang. Tolong saya ingin bertemu sebentar dengan tersangka wanitanya," kataku sambil tersemyum pada petugas yang masih berdiri didekatku tadi. "Baik, tapi nanti tolong bicara setenaang mungkin, agar tak menimbulkan kegaduhan di ruangan ini ya, Bu," ucap polisi tersebut yang kujawab dengan anggukan kepala dan senyuman. Polisi itu pun segera berlalu menuju ke dalam sel wanita, yang letaknya bersebelahan dengan sel tahanan laki-laki. Semoga saja aku bisa menahan amarah nanti, tahu sendirikan bagaimanaý pedasnya mulut Bu Sarah itu. Namun aku harus tetap menemuinya, untuk meminta maaf, dengan semua kejadian ini. Dengan langkah gontai, Bu Sarah datang diantar petugas kearahku. Dia segera duduk di hadapanku, namun pandangan matanya menatap tembok yang berad

