(31)

1219 Kata

"Kagetkan lo? Seakan masih gak percaya sama ucapan gue barusankan? Ya sama, gue masih sama gak percayanya, kalau bukan gue sendiri yang denger semua omongannya tadi, mungkin gue gak akan pernah percaya kalau Tia bisa ngomong sampai kaya gitu sama gue, gak percaya gue kalau seorang yang udah gue anggap sahabat gue, gue anggap layaknya keluarga malah bisa ngomong sesuka hati begitu, gak nyangka aja gue." Jelas gue yang kayanya juga untuk kembali meyakinkan diri gue sendiri kalau gue beneran gak salah denger tadi, gue gak salah paham dengan ucapannya Tia tapi memang Tia sendiri yang ngomongnya udah keterlaluan, gue gak mau percaya tapi kenyataannya udah ada di depan mata gue sendiri. Kalau gue pikir ulang semuanya lagi tentang sikap Tia, gue beneran bingung sekarang, di saat semua orang terd

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN