Jin Ah menyenderkan kepalanya di jendela bus, kedua matanya menatap keluar jendela namun fikirannya entah berada di mana. Setelah Hoseok meminta jatahnya dan dengan biadabnya menanam benihnya di dalam, Jin Ah menangis namun Hoseok malah menertawainya. Setelah itu sebuah panggilan masuk menyapa ponsel Hoseok, entah mereka membicarakan apa, Jin Ah juga tak memperhatikan Hoseok, ia terus menangis sambil memegangi perut polosnya yang masih datar dan otaknya terus berputar membayangkan kemungkinan hal buruk yang terjadi. "Aku pergi, kau boleh di sini jika kau mau. Atau jika kau ingin pulang, pulanglah naik bus, ini ongkosnya" Hoseok sudah mengenakan pakaiannya dengan lengkap, ia merogoh saku celanannya lalu mengeluarkan beberapa lembar won yang bahkan sangat lebih hanya untuk ongkos bus dan

