NEW SESSION : LUCIA - 03

1997 Kata

Mansion keluarga Gaster Seattle, New York “Benar-benar menyebalkan!!” Lucia mendongak mendengar gerutuan itu saat sedang mengecati kuku kakinya dengan warna pink di sofa ruang tamu. Papanya baru keluar dari ruang kerjanya dan merebahkan tubuhnya di samping kanannya. “Belum ada titik terang.” Masih terkait insiden di Hongkong, dua minggu ini Papanya mencoba untuk mencari pelakunya. Lucia berdecak, “Sudahlah Papa. Yang terpenting, Lucia masih hidup—Ouch!” Lucia mengaduh saat Papanya menoyor kepalanya. “Sakit Papa!” “Lebay!” decak Zafier. “Bagaimana bisa kau begitu santai padahal itu adalah insiden pembunuhan?” Zafier menggelengkan kepala, heran dengan anak gadisnya. “Reaksimu terlalu datar.” Lucia memonyongkan bibir, mengulurkan tangan yang memegang botol cat di depan wajah Papanya. Za

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN