Abigail pikir mereka akan langsung kembali ke Napoli tapi nyatanya Lucca malah membawanya ke tempat lain. Entah apa yang laki-laki itu rencanakan dengan membawanya ke Santorini, Greece. Abigail merasakan tubuhnya lelah luar biasa. Berbaring tanpa daya di dalam selimut yang menyembunyikan tubuh nakednya. Mengerjapkan matanya beberapa kali yang disambut keremangan kamar yang tirainya bergerak tertiup angin laut yang melenakan. Semburat jingga di luar nampak mulai meredup. Melalui pintu kaca yang terbuka dan tirainya berkibar, Abigail melihat siluet laki-laki itu di luar, sedang memperhatikan kejauhan. Abigail bangkit, merasakan tubuhnya lelah akibat dari kelakuan Lucca yang tidak membiarkannya beristirahat setelah sampai di Santorini. Diambilnya jubah satin yang ada di sandaran kursi dan

