Tinggal di Lembah Anrui selama bertahun-tahun berdampingan dengan goa-goa yang menjadi lumbung emas nyaris membuat suku Guan tinggal seperti seorang Nomaden di tanah mereka sendiri, terus berpindah-pindah tempat, hidup bergantung dari hutan, tapi kali ini hal itulah yang membuat mereka bisa dengan cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan yang ada saat ini, tak membutuhkan waktu lama gubuk-gubuk kayu telah berdiri di sepanjang pinggiran sungai yang ada di dalam hutan itu sementara beberapa lain tinggal didalam goa-goa kecil yang juga terdapat di dalam hutan. Gubuk-gubuk itu setidaknya cukup untuk menghalau cuaca panas dan dingin yang silih berganti. Hutan dan goa tempat mereka bernaung saat ini letaknya cukup terpencil dan berada di tengah gunung yang nyaris tak terjamah manusia, sebuah te

