"Ada apa, Marin? Apa yang terjadi dengan anakmu?" Melihat kepanikan di wajahku, Erick langsung bertanya. "Richie, dia tidak ada di sekolahnya," jawabku cemas. Entah ke mana perginya anak itu tapi kuharap dia baik-baik saja. "Apakah sudah benar-benar dicari. Mungkin dia sedang main di taman atau sebagainya?" Dengan wajah serius Erick menatapku dalam. "Entahlah. Tapi Mbak Ani sudah mencarinya ke sana kemari, dan tetap tidak menemukan Richie. Aku takut terjadi apa-apa padanya," ujarku tak bisa menutupi kegugupanku. "Ya ampun, sebenarnya kerjaan anak buahku apa saja sih," ujar Erick dengan wajahnya yang serius. Pria itu segera memutar balik kendaraan menuju tempat sekolah anakku, setelah kusebutkan di mana anakku sekarang bersekolah. "Tenanglah, Marina. Semoga anakmu tidak apa-apa, ata

