"APA YANG KAU LAKUKAN PADANYA?" Suara Natalie terdengar berat dan tua. Ia mengambil sikap duduk dan menatap Trinity penuh dendam, membuat Trinity mundur beberapa langkah. "Rachel, beri kami kesempatan untuk menyembuhkan Natalie," mohon Breiss. "Kenapa gadis ini begitu kalian pedulikan, hah? Dia bukan siapa-siapamu!" Natalie tampak marah. Breiss menatap Trinity. "Maaf, Rachel, aku harus mengusirmu!" Trinity lalu memutar kedua tangannya dan menyentuh tubuh Natalie dengan jari telunjuknya di bagian dadà, bahu kanan kiri dan dahinya. "AAAARGHHHHH!!" Natalie berteriak marah lalu tubuhnya rebah dan kembali terbaring di tanah. Mata Natalie kembali terpejam. Trinity dengan cepat kembali menggerak-gerakan tangannya di sekitar tubuh Natalie, dan sebuah cahaya biru seperti membungkus tubuh Nat

