Chapter 26

1158 Kata

Bagian 25 Deru suara mesin mobil yang terdengar dari arah depan rumah membuat Fatih tersenyum lebar. Dia meminta Alwi untuk menyambut kedatangan tamu yang sudah mereka tunggu. Beberapa langkah kaki terdengar semakin mendekat. Orang yang menjadi tersangka lainnya dalam skandal ini telah tiba. “Dan sekarang, lelaki yang jadi lawan mainmu itu telah hadir di sini!” ucap Fatih seraya menoleh ke ambang pintu. Cindy terbelalak, begitu juga dengan yang lainnya. Tampak seorang lelaki berdiri dengan kedua tangan yang terikat. Pakaiannya kumal dan wajahnya dihiasi beberapa luka lebam. Hendri dan Alwi berdiri di belakangnya, berjaga-jaga agar dia tidak kabur. “Apa-apaan ini!” Wanita dengan rambut kecokelatan itu tidak terima. Sedangkan Salsa dan Mita terlihat pasrah dengan terus menundukkan kepala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN