Balas dendam terbaik adalah menjadikan dirimu lebih baik. Ali Bin Abi Thalib. "Assalamualaikum." "Waalaikumsalam," jawabku serta yang lainnya bersamaan. Mataku tak berkedip menatap pada seseorang yang muncul dari balik tembok pembatas ruang makan dengan ruang tengah. Sosok yang biasa dengan tampilan necisnya. Yang malam ini terlihat makin bertambah kharismanya. Dia yang selama ini kukenal tamu kesayangan Mama dan Papa. Orang yang Afra bilang asik, padahal baru dua kali gadis kecil itu temui. "Om Ganteng!" Afra berteriak. Dengan tubuh yang sengaja digerak-gerakkan. Layaknya anak seusia menunjukkan kebahagiaan. Dan tingkahnya hampir saja membuat putriku jatuh dari pangkuan, andai aku lengah mendekapnya. "Hai, Afra. Om, Tante, Doni, semuanya, maaf saya telat, tadi ada urusan seb

