17.

1029 Kata

 Ran terus menyesap bibir indah Sheyrin, Sheyrin pun dengan sukacita menerima keberingasan Ran. "Apa kau selalu begini pada istrimu?" tanya Sheyrin saat ciuman mereka terlepas, Ran hanya tersenyum miring menanggapinya. "Aku mencintaimu Ran," lirih Sheyrin terdengar sedih, karena mengharapkan cinta dari Ran. Tapi, Ran tetaplah Ran yang sama, yang hanya berpatokan pada nafsu belaka. "Jangan mencintaiku Sheyrin! karena aku bukan lelaki yang baik, kita hanya sebatas teman saling memuaskan bukan?" jlebbbb, kata-kata Ran sungguh menusuk hati. "Baiklah Ran, jika memang itu yang kamu inginkan," teriak batin Sheyrin marah. Sheyrin memeluk erat tubuh Ran, "iya aku mengerti sayang." bisiknya mesra ditelinga Ran. Oh betapa terbuainya diri Ran, ia pun merapatkan tubuhnya semakin dalam pada tubuh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN