MISI PERDAMAIAN

1288 Kata

Langit malam begitu cerah, purnama menyinari langit malam ini, pandangannya tertuju pada taman dibawah pijakannya, ia melihat ayahnya tengah mengobrol begitu serius sembari tertawa dengan ayah mertuanya. Reza tak bisa menyembunyikan rasa senang dan syukur sekaligus. Ia senang karena hubungannya berjalan dengan baik, setidaknya keluarga mereka begitu akur sekarang. Sebelum ia pergi ke kamarnya, ia juga melihat ibu dan ibu mertuanya tampak akur di ruang tengah sembari menonton sinetron yang tengah ramai digandrungi ibu-ibu. "Naya udah tidur belum ya?" gumam Reza mengecek ponselnya, belum terlalu malam, masih jam setengah sembilan Reza mencoba menelponnya. Ia memilih untuk mengirim pesan sebelum menelponnya. 'Sayang, udah tidur?' Tubuhnya ia sandarkan di kursi. Menanti balasan sembari men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN