BAB 92

1461 Kata

Nina datang ke rumah Ameliya dengan mata sembab bersama Adem dan juga Bryan sepulang dari sekolah. Aden yang sudah melarangnya, tak di dengarkan. Bryan melarangnya, dan membiarkan Nina menuntaskan emosi di d**a. Metta ke luar dari rumah. Ameliya yang saat itu pergi ke rumah sakit ditemani Aurum untuk mengecek kondisinya, membuat Metta sedikit lega dengan keadaannya. Metta tampak bingung melihat Aden Nina dan juga Bryan datang menyerbunya ke rumah, ditambah lagi kondisi kedua mata Nina yang terlihat sembab seolah baru saja selesai menangis. "Na, lo kenapa?" tanya Metta tampak khawatir dengan kondisi Nina saat itu. Nina yang tidak tahu kalau Ameliya tidak ada di rumah, langsung menarik tangan Metta untuk lebih jauh dari pintu rumah. Memutuskan untuk mengobrol dengan Metta di halaman de

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN