Chris menghela napas panjang sebelum memasuki ruang baca yang ada di dalam rumah mewah bak istana yang menjadi kunjungannya hari ini. Ia mengetuk pintu sebanyak dua kali sebelum memutar knop pintu dan langsung masuk ke dalam ruangan tersebut sebelum menutup kembali pintu tersebut. Orang yang sedari tadi tengah asyik duduk santai sambil membaca bukunya, langsung menoleh ke arah Chris yang kini sudah menunjukkan senyum lebarnya. "Kau terlihat baik-baik saja," ucapnya dengan senyum yang sama lebarnya dengan senyum milik Chris. Chris menghampiri orang tersebut yang merupakan neneknya. Ia mencium punggung tangan neneknya yang membuat wanita tua yang bernama Rose itu terkekeh pelan karena sikapnya barusan. "Apa kabar, Nek?" tanya Chris seraya memposisikan dirinya dengan mengambil duduk di sam

