Api yang membakar akan meninggalkan jejak. Mungkin begitu istilahnya. Meski urusan Kaia dan Grace telah selesai, tetap ada kecanggungan di antara mereka. Kaia telah menyampaikan konfirmasi dari Pak Dion, tetapi Grace yang ramah tidak lagi dia temukan. Selain itu, bisik-bisik rekan kerjanya juga masih terdengar. Kaia bergegas merapikan meja dan tasnya begitu waktu hampir menunjukkan pukul lima. Dia berusaha menghiraukan bagaimana orang-orang terus berbisik mengenai peristiwa tadi siang di pantry. Ada rasa sedih di dadanya melihat bagaimana orang-orang begitu peduli pada sesuatu yang tidak terlalu penting. Begitu keluar dari gedung, ada sedikit kelegaan karena akhirnya bisa keluar dari gedung yang terasa sesak itu. Kaia hampir tiba di halte saat sebuah tangan menahannya. Dia berbalik denga
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


