Bertukar Nestapa (2)

1025 Kata

"Aku merasa nggak cukup baik." Itulah kalimat pertama yang diujarkan oleh Asta, membuat Kaia memiringkan kepala keheranan. "Kenapa kamu bisa berpikir begitu?" "Akhir-akhir ini aku merasa melewatkan banyak kesempatan dan terlambat menyadari kalau aku kehilangan orang yang berarti. Jadi, rasanya nggak enak." Asta tertawa getir. "Aku menyesal nggak melakukan hal-hal dengan lebih baik. Rasanya penuh dan banyak hal yang kusesali, Kai. Bagaimana ya, cara menghilangkan perasaan ini?" "Aku rasa, aku juga pernah di posisi itu dan aku nggak mau kamu merasa aku menggurui atau bagaimana, Ta." Kaia membuka pembicaraan. "Tapi, perasaan menyesal pasti selalu ada, jadi yang bisa kita lakukan kembali belajar." "Benar, semoga aja nggak terlambat untuk memperbaiki dan mempelajari semuanya," timpal Asta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN