"Maafin gue" pinta Zero "Emosi gue ga stabil hari itu" lanjut Zero dan Kayra hanya diam tak bergeming. Memberikan ruang Zero untuk berbicara Kayra tersenyum dengan paksaan "Tante Dona tau lo giniin gue? Makanya lo minta maaf?" tanya Kayra datar, Zero menggeleng dengan cepat "Oh, yang nyuruh lo minta maaf tante Dona?" tanya Kayra lagi "Gue ga disuruh mama Kay, ini murni. Gue ngaku salah, sorry udah nyakitin lo" kata Zero lembut "Gue, gatau." Kayra bingung, Ia marah melihat Zero memeluk perempuan kemaren. Semenjak Zero memutuskan untuk melanjutkan pedekatan mereka, Kayra berusaha menerima. Ingin membahagiakan kedua orangtuanya dengan menjadi anak yang patuh diluar sekolah juga "Kayra, please" "Lupain, anggep aja gaada apa apa" kata Kayra dingin, membuat Zero meringis dalam hati "Gab

