Part 36

878 Kata

Zero langsung mencuci mukanya dam mengganti pakaiannya. Zero turun dan pamit ke Bi Iem bahwa ia akan menyusul orang tuanya. Zero mengendari motor dengan kecepatan tinggi, ia tak habis pikir dengan dirinya sendiri. Dari tadi dia bersenang-senang karena kekalahan Lucas dan dia tidak memikirkan sedikitpun tentang Kayra. Pasti Kayra sangat membutuhkan Zero, Sangat. Zero sampai didepan rumah bercat putih itu, sudah banyak mobil yang terparkir sepanjang jalan menuju rumah Kayra. Disana sudah banyak orang yang datang untuk acara penghiburan malam ini. Zero menarik nafasnya, ia khawatir akan banyak hal, tentang kondisi Kayra, kondisi keluarganya dan keluarga Kayra dan perihal balapan diam diam yang ia lakukan malam ini Sialnya, baru saja menginjakan kakinya dibatas pintu besar dan kokoh rumah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN