"Astaga, kamu masih disini?" Tanya Anton kakak Bian. Sedangkan Bian masih saja nyaman dengan keterdiaman nya. Anton yang melihat adiknya seperti itu jadi frustasi sendiri. Anton dengan inisiatif nya menendang perut milik adiknya seperti yang Bian lakukan beberapa bulan yang lalu pada dirinya. "Kejar bodoh kalau masih cinta, aku sih kalau jadi kamu aku recokin tuh pesta pernikahannya. Aku gak bakal peduli sama apa yang orang bilang, bahkan kalau diseret sama petugas keamanan aku pasti akan tetap berontak." Ucap Anton memancing Bian. Bian melirik kakaknya, "Memang hari ini ada apa?" Tanya Bian. Sedangkan Anton terlihat tengah menepuk jidatnya sendiri. Lalu melemparkan sebuah undangan mewah. Bian menajamkan matanya. "Aku gak salah lihat kan kak?" Tanya Bian. "Kamu terlalu banyak dia

