Menemukanmu Aisyah merasakan tubuhnya menghangat, ada tubuh yang melingkupinya dari arah belakangnya. Aroma familier tercium di indranya. Rasanya sangat memabukkan. Tuhan jika ini mimpi biarlah hamba hidup di dunia mimpi ini, demi merasakan lagi kehangatan ini dan juga aroma ini. Aku sangat merindukannya Tuhan, batin Aisyah. Matanya terpejam, seakan dia takut jika membuka mata hanya menemukan kekosongan dan kehampaan lagi. Badannya bergetar karena terlalu lama terkena hujan, apalagi kondisi tubuhnya yang kurang fit membuat badannya goyah. Tapi pelukan di belakangnya menopang tubuhnya erat. "Aku menemukanmu sayang, aku menemukanmu," bisik suara yang masih samar didengarnya. Setelahnya hanya dengungan yang terdengar. Dan gelap melingkupinya. ** "Ibu hanya terkena demam selebihnya kondis

