Pergi

1266 Kata

Pergi   Aisyah tiba di Jakarta pagi hari. Suasana masih lengang. Tak ada yang menjemputnya. Bahkan mungkin tak ada yang memikirkannya. Aisyah memutuskan selama di pesawat, kalau dirinya tidak mungkin tinggal di Jakarta atau pulang ke Kalimantan. Aisyah mengaktifkan ponselnya. Ada beberapa notifikasi pesan masuk. Banyak panggilan dari Alfa dan kedua anaknya dan beberapa pesan darinya. Pesan selamat jalan dari Maria dan Ando. Tak ada Satu pun dari Alfian. Sebegitu tidak pentingnya aku bagimu sayang. Kemana rasa sayangmu padaku sayang? Tanya Aisyah pilu. Dia ingat beberapa minggu lalu temannya yang tinggal di Badung memintanya mengajar di yayasan miliknya. Apa masih berlaku ya? Aisyah menghubungi sahabatnya saat di pondok pesantren. "Assalamu'alaikum Mai, apa kabar?" sapa Aisyah mengaw

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN