Setelah menempuh perjalanan selama berjam-jam akhirnya Kana pun tiba di bandar udara internasional Munchen (dalam bahasa Jerman sering disebut flughfen Munchen atau Flughafen München Franz Josef Strauß). Sambil menyeret dua koper besar milkinya kedua mata Kana sibuk memperhatikan beberapa orang yang sibuk lalu lalang di terminal kedatangan internasional ini. “Ana!” seru seseorang membuat Kana mendongak dengan refleks. Sesosok wanita cantik nan tinggi semapai dengan kulit putih pucat dan berambut serwarna tembaga membuat wanita itu seperti seorang dewi di mitolgi Yunani Kuno. Ia melambai-lambaikan tanganya kearah Kana. Kana melangkah dengan pasti berjalan menuju kearah wanita itu. setelah beberapa detik Kana berdiri dihadapan wanita itu langsung memeluk tubuh mungil Kana yang berbanding j

