Rasanya Ben hampir tidak mampu ketika mata coklat dan indah itu menatapnya dengan penuh pertanyaan. Menyimpan satu rahasia besar dari Mary saja sudah cukup sulit. Terlebih menyimpan banyak rahasia seperti yang dilakukannya sekarang. Hal itu tidak pernah mau pergi dari kepala Ben setiap kali ia menatap wajah Mary. Ia selalu bertanya-tanya akan sesakit apa hati Mary seandainya mengetahui kenyataan tentang janinnya yang hilang. Ia selalu khawatir setiap kali menatap Mary, dan suatu saat, gadis itu akan marah kepadanya karena menyimpan rahasia besar itu sendirian. Apakah yang ia lakukan ini memang hal yang benar? Untuk menyimpannya sendirian? Meskipun tidak pernah menjalin hubungan dengan serius, Ben tahu jika satu hubungan yang solid harus dimulai dengan komunikasi yang baik. Dan salah sat

