Sejujurnya, Mary tidak pernah menyukai kejutan, apapun itu bentuknya. Biasanya, kejutan itu justru adalah untuk hal yang buruk. Seperti ‘kejutan-kejutan’ yang terjadi dalam hidupnya yang dimulai ketika ia dijodohkan dengan Gideon. Setelah itu, ‘kejutan’ selalu menghampiri Mary dalam bentuk yang lain dan semuanya selalu berakhir buruk. Bahkan kematian Gideon pun, merupakan salah satu kejutan baginya. Kesedihan yang ia rasakan, adalah kejutan lain yang menyertainya. Mary masih tidak habis pikir bagaimana mungkin ia bisa merasakan kesedihan yang begitu mendalam ketika Gideon menutup matanya dan tersenyum padanya. Ia merasa lega sekaligus sedih dalam waktu yang bersamaan. Berapa kali ia berharap Gideon akan tersenyum padanya seperti itu? Berapa kali ia berharap Gideon akan mengucapkan kata

