Rasanya Ben tidak pernah lagi merasakan kebahagiaan sebesar ini selama berbulan-bulan. Atau mungkin bahkan selama bertahun-tahun. Kebahagiaan yang ia miliki biasanya adalah berkumpul dengan Sue dan Zac juga anak-anak mereka. Namun, meskipun saat itu ia memang merasa bahagia, rasanya tetap ada sudut hati Ben yang kosong. Sekarang ia tahu jika sudut itu adalah milik Mary. Kebahagiaannya hari ini tidak bisa dibandingkan dengan apa yang pernah ia rasakan sebelumnya. Seakan ini adalah kesempurnaan yang telah Ben tunggu selama seumur hidupnya. Bercanda bersama anak-anak di halaman, mengobrol ringan bersama Byron dan Zac, sementara para wanita yang mereka cintai bergosip dengan bahagia di ruang duduk. Mengetahui bahwa kini ia tidak lagi sendiri, membuat hati Ben merasa penuh dan ia tahu bahwa M

