*Happy Reading* Arletta kira, setelah melihat ketegangan di wajah Arkana. Dia akan mendapat kejutan berupa cerita drama berbumbu khilaf yang intinya tetap perselingkuhan. Ternyata, sepertinya dia salah. Karena, setelah ketegangan yang beberapa menit lalu terlhat, alih-alih gugup dan panik. Si tukang photo itu malah tersenyum, sambil menopang dagu dengan sebelah tangan dan menatap Arletta dengan jail. "Apa ... ini artinya kamu cemburu, Luv?" tanya kemudian. "Atau ... jangan-jangan karena ini pula akhirnya kamu muncul?" imbuhnya dengan senyum manis bin ngarep. Benar-benar seperti tak punya dosa. Beruntung Arletta sudah terbiasa mengendalikan mimik wajahnya, dan paling mahir menampilkan face foker andalannya. Hingga dia pun bisa menahan diri untuk tak bereaksi lebih dengan godaan Arkana b

