*Happy Reading* Hari itu, Arletta sedang ada di perjalanan pulang setelah menjenguk sang nenek yang lagi-lagi merajuk manja. Seperti biasa, dia di antar jemput Elkava dalam bepergian. Awalnya, semua berjalan lancar seperti yang sudah-sudah. Hingga tiba-tiba di tengah jalan, Arletta melihat sebuah kerumunan masa yang menarik perhatiannya. Masalahnya, di tengah kerumunan itu samar Arletta melihat seorang ibu hamil duduk kesakitan memegangi perutnya. Tentu saja, hal itu langsung memanggil jiwanya sebagai seorang dokter. "Kav? Kav? Minggirin mobilnya?!" "Hah?! Apaan?" tanya Elkava yang terkejut sekaligus bingung dengan pinta Arletta yang tiba-tiba. "Ck, buruan!" Namun, Arletta tak menjelaskan apa pun dan malah makin memaksa Elkava. Pria itu pun mau tak mau menuruti Arletta, dan menep

