Akhirkah?

1315 Kata

*Happy Reading* "Sorry. Kamu gak papa, kan?" Sialan! Kenapa dunia mendadak sempit begini, sih? Arletta membenarkan letak masker yang menutupi wajahnya sejenak. Lalu segera mengambil hp yang terjatuh akibat tabrakan tadi, saat Tristan bergerak hendak mengambil ponsel tersebut. Bukan apa-apa, hanya saja layar depan ponsel masih menamilkan ruang chat antara Arletta dan Karmilla. Kalau sampai dilihat Tristan, bisa kacau jadinya. Arletta hanya mengangguk sekilas sebelum berlalu pergi dengan cepat. Meski saat ini Arletta masih mengenakan masker dan kupluk hodie yang bisa menyamarkan penampilannya. Arletta harus tetap berjaga-jaga pada Tristan. Karena di akui atau tidak, Tristan adalah pria yang lumayan mengenalnya dan Ane, adiknya dulu. "Eh?" Baru saja Arletta beberapa langkah Arletta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN