Pagi hari sekitar jam 5 subuh. Suara bel sudah berbunyi, Airra kebingungan saat ini ia sedang memindahkan Vazri dan Vena yang semalam tak bisa tidur entah kenapa seakan mereka sedang mengalami gelisah. "Sebentar." teriak Airra karena sekitar jam segini Sarah belum datang dan terpaksa ia harus membukakan pintu. Airra mengambil kardigan berwarna purple untuk menyelimuti tubuhnya yang hanya memakai ten top berwarna putih. Ketika ia membuka pintu, ternyata Rikki yang datang tanpa memberi kabar. "Rikki? masuk dulu, di luar dingin." ujar Airra. Beberapa menit kemudian Airra sedang menyiapkan kopi hangat untuk Rikki yang datang di subuh hari. Ketika Airra sibuk berada di dapur. Kini terlihat Rikki yang perlahan membuka pintu kamar Airra. Rikki perlahan lahan berjalan masuk. Melihat ke dua

